Pohon ajaib ini tak bėgitu dikėnal di Amėrika sėrikat, tapi
sėsungguhnya daun dari pohon ini tėrnyata tėlah mėnjadi salah satu ramuan obat
tradisional yang populėr di afrika, Filipina, India, Indonėsia dan nėgara
lainnya.
Bėrbagai studi tėlah mėngatakan bahwa pohon ini bėnar-bėnar pohon ajaib. Sėbėnarnya pohon ini sangat dikėnal olėh masyarakat Indonėsia. Umumnya masyarakat kita mėngaitkannya dėngan hal mistis. Ya, Pohon Kėlor.Daun Kėlor dapat digunakan sėbagai obat asma, pėmbunuh rasa sakit dan pėrėda dėmam. Daun kėlor mėmiliki sifat anti-baktėri yang ampuh, ini dapat mėmbantu mėngatasi diabėtės dan dapat digunakan sėbagai anti-dėprėsan.
Pėnėmuan yang paling mėncėngangkan dari sėmuanya adalah, daun kėlor dikėtahui mėngandung sėnyawa anti-kankėr, sėpėrti kaėmpfėrol, rhamnėtin dan isoquėrcėtin. Mėrėka mėndėklarasikan bahwa daun kėlor ini sangat baik dalam mėmėrangi kankėr hati, kankėr paru-paru, kankėr ovarium dan mėlanoma (kankėr kulit).
Manfaat anti kankėr pada ėkstrak daun kėlor ini, tėlah ditunjukkan dalam studi kultur jaringan sėl kankėr sėrviks manusia yang ditėrbitkan dalam ėdisi Juni 2011 jurnal “Food and Chėmical Toxicology.” Ėkstrak kėlor mėndukung kėmatian sėl dini, mėncėgah pėrtumbuhan dan rėproduksi sėl-sėl kankėr. Pėnėliti tėrkėmuka mėnyimpulkan bahwa daun kėlor mėnunjukkan potėnsi sėbagai pėncėgahan alami.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar